Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan

Daftar Lengkap 50 Orang Indonesia Paling Kaya

Daftar Lengkap 50 Orang Indonesia Paling Kaya  
Majalah Forbes merilis daftar 50 orang paling tajir se-Indonesia. Di antara nama-nama tersebut, ada nama Chairul Tanjung di posisi 5 dengan nilai kekayaan US$ 4 miliar. Ada pula nama Hary Tanoesoedibjo di posisi ke-22. Pria yang hendak mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden dari Partai Hanura ini memiliki nilai kekayaan US$ 1,35 miliar. Nama Hashim Djojohadikusumo masuk di posisi ke-42. Adik Prabowo Subianto ini memiliki nilai kekayaan US$ 700 juta.
Berikut daftar lengkap 50 orang paling tajir se-Indonesia versi Forbes:

 
1. R. Budi & Michael Hartono, nilai kekayaan US$ 15 miliar
2. Eka Tjipta Widjaja & family, nilai kekayaan US$ 7 miliar
3. Anthoni Salim & family, nilai kekayaan US$ 6,3 miliar
4. Susilo Wonowidjojo & family, nilai kekayaan U$ 5,3 miliar
5. Chairul Tanjung, nilai kekayaan US$ 4 miliar
6. Sri Prakash Lohia, nilai kekayaan US$ 3,7 miliar
7. Boenjamin Setiawan & family, nilai kekayaan US$ 3 miliar
8. Peter Sondakh, nilai kekayaan US$ 2,7 miliar
9. Mochtar Riady & family, nilai kekayaan US$ 2,5 miliar
10. Sukanto Tanoto, nilai kekayaan US$ 2,3 miliar
11. Putera Sampoerna & family, nilai kekayaan US$ 2,15 miliar
12. Tahir, nilai kekayaan US$ 2,05 miliar
13. Bachtiar Karim, nilai kekayaan US$ 2 miliar
14. Theodore Rachmat, nilai kekayaan US$ 1,9 miliar
15. Martua Sitorus, nilai kekayaan US$ 1,85 miliar
16. Murdaya Poo, nilai kekayaan US$ 1,75 miliar
17. Ciliandra Fangiono & family, nilai kekayaan US$ 1,7 miliar
18. Achmad Hamami & family, nilai kekayaan US$ 1,5 miliar
19. Kartini Muljadi & family, nilai kekayaan US$ 1,42 miliar
20. Eddy Katuari & family, nilai kekayaan US$ 1,4 miliar
21. Low Tuck Kwong, nilai kekayaan US$ 1,37 miliar
22. Hary Tanoesoedibjo, nilai kekayaan US$ 1,35 miliar
23. Ciputra & family, nilai kekayaan US$ 1,3 miliar
24. Edwin Soeryadjaya, nilai kekayaan US$ 1,2 miliar
25. Djoko Susanto, nilai kekayaan US$ 1,17 miliar
26. Eka Tjandranegara, nilai kekayaan US$ 1,15 miliar
27. Harjo Sutanto, nilai kekayaan US$ 1,14 miliar
28. Soegiarto Adikoesoemo, nilai kekayaan US$ 1,04 miliar
29. Kusnan & Rusdi Kirana, nilai kekayaan US$ 1 miliar
30. Garibaldi Thohir, nilai kekayaan US$ 960 juta
31. Sjamsul Nursalim, nilai kekayaan US$ 950 juta
32. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono, nilai kekayaan US$ 940 juta
33. Kuncoro Wibowo & family, nilai kekayaan US$ 910 juta
34. Husain Djojonegoro & family, nilai kekayaan US$ 875 juta
35. Sudhamek, nilai kekayaan US$ 830 juta
36. Eddy Kusnadi Sariaatmadja, nilai kekayaan US$ 820 juta
37. Benny Subianto, nilai kekayaan US$ 790 juta
38. Aksa Mahmud, nilai kekayaan US$ 780 juta
39. Jogi Hendra Atmadja, nilai kekayaan US$ 760 juta
40. Santosa Handojo, nilai kekayaan US$ 750 juta
41. Prajogo Pangestu, nilai kekayaan US$ 745 juta
42. Hashim Djojohadikusumo, nilai kekayaan US$ 700 juta
43. Kiki Barki, nilai kekayaan US$ 680 juta
44. Alexander Tedja, nilai kekayaan US$670 juta
45. The Nin King, nilai kekayaan US$ 650 juta
46. Winato Kartono, nilai kekayaan US$ 590 juta
47. Sandiaga Salahuddin Uno, nilai kekayaan US$ 460 juta
48. Trihatma Haliman, nilai kekayaan US$ 450 juta
49. Arifin Panigoro, nilai kekayaan US$ 420 juta
50. Sutjipto Nagaria, nilai kekayaan US$ 390 juta



Lima Belas Saham Jadi Pilihan Pekan Ini

Headline
Laju IHSG dalam sepekan ke depan diprediksi berada pada rentang support 4.555-4.615 dan resistance 4.587-4.715. Lima belas saham jadi pilihan. Apa saja?



Pada perdagangan Jumat (2/8/2013) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) ditutup menguat 16,45 poin (0,36%) ke posisi 4.640,781. Intraday terendah 4.619,078 dan tertinggi 4.658,434.

Volume perdagangan naik dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan net sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan kenaikan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan net buy.

Reza Priyambada, Kepala Riset Trust Securities memperkirakan, IHSG berada pada rentang support 4.555-4.615 dan resistance 4.587-4.715 dalam sepekan ke depan. “IHSG membentuk pola menyerupai seperti dragonfly doji di atas lower bollinger bands,” katanya.

Moving Average Convergence-Divergence (MACD) bergerak menurun dengan histogram negatif yang mendatar. The Relative Strength Index (RSI), William's %R, dan Stochastic masih mendatar di area oversold.

Menurut Reza, meski sepanjang pekan kemarin sempat berada di antara target support 4.557-4.605, IHSG berhasil melewati target tersebut meskipun belum dapat menyentuh target resistance 4.738-4.768. “Masih dominasinya aksi jual menghalangi aksi beli yang ingin mempertahankan IHSG di zona positifnya,” tuturnya.

Secara teknikal mingguan, kata Reza, IHSG masih dalam tren variatif cenderung melemah. Akan tetapi, tren ini bisa berbalik arah jika aksi beli dapat mendominasi perdagangan yang tentunya juga didukung sentimen-sentimen positif terutama dari global. “Sedangkan sentimen dari internal, berupa rilis kinerja dari para emiten,” ungkap dia.

Dalam sepekan ke depan, dia memaparkan, beberapa data ekonomi yang akan menjadi perhatian sentimen pasar. Antara lain, HSBC Services PMI, balance of trade China; Balance of trade & inflation rate Indonesia; Leading economic index, machinery orders, & Bank of Japan (BoJ) Interest rate Jepang;

Building permits MoM & business confidence New Zealand; Retail sales, balance of trade, house price index, Export-Import, & The Reserve Bank of Australia (RBA) interest rate Australia;

Business confidence, industrial production MoM-YoY, inflation rate, trade balance, & retail sales YoY-MoM Korea Selatan; Industrial Production & Produk Domestik Bruto (PDB) Italia; Unemployment rate Spanyol; Markit service PMI, manufacturing production, industrial production, & retail sales monitor Inggris;

Markit service PMI, industrial production, balance of trade, & inflation rate Jerman; GDP & retail sales YoY Spanyol; Retail sales & balance of trade Perancis; Markit service PMI & retail sales Zona Euro; ISM Non-Manufacturing PMI, balance of trade, & initial jobless claims AS; dan lainnya.

Di atas semua itu, Reza menyarankan para pemodal untuk mencermati saham-saham di sektor sektor konsumer, infrastruktur, keuangan, perdagangan, dan industri dasar.
Adapun saham -saham yang dapat diperhatikan adalah PT Indofood Sukses Makmur (INDF), PT Hexindo Adiperkasa (HEXA), PT Ace Hardware Indonesia (ACES), PT Malindo Feedmill (MAIN),

PT Tower Bersama Infrastructur (TBIG), PT Bank Central Asia (BBCA), PT Trikomsel Oke (TRIO), PT Semen Indonesia (SMGR), PT Indofood CPB Sukses Makmur (ICBP),
PT Bank Negara Indonesia (BBNI), PT Indosat (ISAT), PT Kalbe Farma (KLBF), PT AKR Corporindo (AKRA), PT Arwana Citramulia (ARNA), dan PT Media Nusantara Citra (MNCN).

Pekan Ini Ada 15 Saham Bisa Jadi Pilihan

Headline
Laju Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan ke depan diperkirakan masih cenderung melemah dan berada pada rentang support 4.555-4.615 dan resisten 4.587-4.715. Dengan kondisi tersebut, ada 15 saham yang bisa menjadi pilihan investor.

“IHSG membentuk pola menyerupai seperti dragonfly doji di atas lower bollinger bands. MACD bergerak menurun dengan histogram negatif yang mendatar. RSI, William's %R, dan Stochastic masih mendatar di area oversold,” kata Kepala Riset PT Trust Securities, Reza Priyambada.

Menurut Reza, walau IHSG sepanjang pekan kemarin sempat berada di antara target support yang sudah di perkirakan yakni 4557-4605. Namun, berhasil melewati target tersebut meskipun belum dapat menyentuh target resisten 4738-4768.

Hal ini dikarenakan masih dominasinya aksi jual menghalangi aksi beli yang ingin mempertahankan IHSG di zona positifnya. “Secara teknikal mingguan, IHSG masih dalam tren variatif cenderung melemah,” ucap Reza.

Walau masih cenderung melemah, kata Reza, kemungkinan berbaliknya arah bisa terjadi jika aksi beli dapat mendominasi perdagangan yang tentunya juga didukung sentimen-sentimen positid terutama dari global.

Sedangkan sentimen dari internal, berupa rilis kinerja dari para emiten. Diharapkan para investor sepekan kedepan mencermati sektor konsumer, infrastruktur, keuangan, perdagangan, dan industri dasar.

Sedangkan 15 saham yang ditawarkan Reza untuk menjadi pilihan para investor di antaranya, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA), PT Ace Hardware Indonesia bk (ACES), PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT Indofood CPB Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT AKR Corporindo (AKRA), PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA), Media Nusantara Citra Tbk (MNCN).


Inilah Saham Pilihan Senin (12/8/2013)

Laju IHSG pada perdagangan Senin (12/8/2013) diprediksi berada pada support 4.600-4.625 dan resistance 4.665-4.687. Inilah saham pilihannya.

Pada perdagangan Jumat (2/8/2013) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ^JKSE) ditutup menguat 16,45 poin (0,36%) ke posisi 4.640,781. Intraday terendah 4.619,078 dan tertinggi 4.658,434.

Volume perdagangan naik dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan net sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan kenaikan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan net buy.

Reza Priyambada, Kepala Riset Trust Securities mengatakan, jelang libur panjang Idul Fitri, IHSG bergerak positif. “Meski aksi mengamankan posisi seperti yang kami sampaikan sebelumnya memang terjadi tapi nyatanya IHSG masih dapat menghijau,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, sentimen dari eksternal memang mendukung untuk penguatan dan memberikan imbas yang cukup baik bagi IHSG di tengah sentimen makroekonomi yang kurang kondusif. “Positifnya rilis data-data global memberikan pengaruh yang baik bagi laju IHSG sehingga tercipta anggapan bahwa selama libur Lebaran tidak akan terjadi pelemahan secara signifikan di bursa saham luar,” papar dia.

Lebih jauh Reza memperkirakan, pada perdagangan Senin (12/8/2013) IHSG akan berada pada support 4.600-4.625 dan resistance 4.665-4.687. “Indeks berpola menyerupai spinning cenderung sideways pada middle bollinger bands (MBB),” ujarnya.

Moving Average Convergence-Divergence (MACD) naik tipis dengan histogram positif yang mendatar. The Relative Strength Index (RSI), William's %R, dan Stochastic masih mencoba upreversal dari area oversold.

Akhirnya IHSG dapat mengakhiri pekan sebelum libur panjang Lebaran pada target resistance 4.640-4.654 bahkan sempat tipis melewatinya. “Meski secara teknikal bergerak datar, diharapkan masih ada sentimen positif dari global dan rilis kinerja emiten bagi yang belum sempat merilis jelang libur sehingga masih memberikan ruang bagi IHSG untuk penguatan,” ujarnya.

Di atas semua itu, Reza menyodorkan 11 saham sebagai bahan pertimbangan para pemodal untuk trading Senin ini. Saham apa saja?

1. PT AKR Corporindo (AKRA)

Saham PT AKR Corporindo (AKRA), trading buy dengan support Rp4.400-4.450, resistance Rp4.575-4.600. Gravestone doji. The Relative Strength Index (RSI) upreversal dari area oversold.

2. PT Media Nusantara Citra (MNCN)

Saham PT Media Nusantara Citra (MNCN), trading buy dengan support Rp3.000-3.075, resistance Rp3.175-3.225. Spinning di Middle Bollinger Bands (MBB). The Relative Strength Index (RSI) di area oversold.

3. PT Kawasan Industri Jababeka (KIJA)

Saham PT Kawasan Industri Jababeka (KIJA), trading buy dengan support Rp290-305, resistance Rp315-325. Hammer dekati Middle Bollinger Bands (MBB)

4. PT Nippon Indosari Corporindo (ROTI)

Saham PT Nippon Indosari Corporindo (ROTI), trading buy dengan support Rp7.450-7.550, resistance Rp8.100-8.150. White marubozu di Middle Bollinger Bands (MBB). Stochastic upreversal.

5. PT Japfa Comfeed Indonesia (JPFA)

Saham PT Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) dalam kisaran Rp1.130-1.270, trading buy selama di atas Rp1.230.

6. PT Express Transindo Utama (TAXI)

Saham PT Express Transindo Utama (TAXI) dalam kisaran Rp 1.630-1.750, trading buy selama di atas Rp1.700.

7. PT Golden Eagle Energy (SMMT)

Saham PT Golden Eagle Energy (SMMT) dalam kisaran Rp5.900-6.100, trading sell jika Rp6.000 gagal bertahan.

8. PT Bank Negara Indonesia (BBNI)

Saham PT Bank Negara Indonesia (BBNI) dalam kisaran Rp4.200-4.375. Trading buy selama di atas Rp4.275.

9. PT Sugih Energy (SUGI)

Saham PT Sugih Energy (SUGI) dalam kisaran Rp 420-455, trading buy selama di atas Rp430 per saham.

10. Saham AUTO dan MSKY

Saham PT Astra Otoparts (AUTO) dalam kisaran Rp4.050-4.200, trading buy selama di atas Rp4.100.Saham PT MNC Sky Vision (MSKY) dalam kisaran Rp2.350-2.475, trading buy selama di atas Rp2.400.